Postingan

Menampilkan postingan dari Oktober, 2020

Hussein & Kacang Rebus #8

   BIRU,  “tak perlu banyak, yang penting menikmati, Tak perlu ramai yang penting ada rasa saling memiliki. rumah ku hanya tiga orang tapi rasanya tak ada sudut ruang yang kesepian” (…) “Assalammuallaikum, mak? ade pulang” “waallaikumsallam (mak membuka pintu), kenapa mukamu de?” “mukaku mak?” aku  segera berkaca “bukan, mukamu kenapa nampak bahagia sekali?” “aku selalu bahagia mak, tiap hari heheh” “iya iya, sana masuk ganti bajumu” “siap mak” aku bersemangat sekali hari itu. “de, payung mana??” teriak mak. “ada di bawah meja luar” aku membalas teriak mak. Mak dan bapak belum tahu kalau aku akan ke Jakarta dalam waktu dekat, ini perjalanan terjauh pertamaku dan mungkin akan banyak pertanyaan dari mereka berdua. Malam ini aku dan Hussein akan keluar, kami berdua sengaja bertemu, Hussein yang mengajak ku katanya malam ini perayaan atas tiket Jakarta, hehe. Entahlah apa yang  Hussein rencanakan, aku ikut saja sen. “man, aku otw rumahmu” “yo” Kota kecil k...